Menemukan solusi dari masalah adalah langkah awal membangun startup

Elshinta.com – Dengan semakin banyaknya contoh sukses startup yang ada di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Gojek turut memberikan pengaruh bagi anak muda untuk membangun startup. Terlebih lagi, dukungan pemerintah semakin baik seperti pada program 1001 startup maupun dibangunnya creative hub oleh pemerintah daerah seperti di Jakarta dan Bandung.  

Bila Anda bertanya apa langkah pertama untuk membangun startup, jawabannya adalah menemukan solusi atas sebuah masalah. Salah satu hal yang membuat sebuah perusahaan rintisan disebut startup adalah karena perusahaan tersebut mencoba menawarkan solusi atas sebuah masalah yang biasanya dengan pendekatan teknologi.  

Seperti yang dikatakan oleh Yohanes Sugihtononugroho pendiri Crowde, startup P2P Lending pertanian kepada elshinta.com, “Startup itu sangat simple, jadi cuma cukup cari masalah yang bisa kalian selesaikan. Kalau kalian enggak menyelesaikan masalah siapapun ya user kalian nggak akan pakai.” Ujar Yohannes. 

Namun, menemukan masalah dan solusinya saja belum cukup. Anda harus mampu mengindetifikasi masalah tersebut secara rinci dan memastikan bahwa itu dialami oleh banyak orang juga. Bila masalah itu cukup banyak dialami oleh banyak orang, maka produk startup yang Anda tawarkan pun berpeluang dipakai oleh banyak orang. 

Hal ini berhubungan dengan keuntungan atau potensi bisnis yang startup Anda akan jalankan. Meskipun pendirian startup didasarkan pada mimpi besar untuk menciptakan dunia yang lebih baik dengan teknologi, pada akhirnya startup akan menjadi perusahaan (company) yang berorientasi bisnis. Karena itu, selain menemukan masalah, pastikan bahwa solusi yang Anda tawarkan itu punya nilai bisnis yang tinggi. 

Selain itu, menemukan masalah yang dialami banyak orang, solusi yang tepat dan punya nilai bisnis akan membuat investor tertarik untuk mendukung ide startup yang Anda usulkan. “Buat produk kalian amat banyak dipake orang, menyelesaikan masalah , semua orang pasti akan kasih uang ke kalian.” ujar Yohannes.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Clik Here to view PDF

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *